Selat Malaka 2/8/06
Saat ini aku ada diatas ketinggian entah berapa ribu kaki(kata crew nya sech 32k, he..3x tinggi juga ya:) ).Sebelum subuh aku udah harus berangkat, tidur telat,jam 3 harus bangun.Sebenarnya aku benci 1st flight, but pagi ini aku harus meeting di rumbai,jadi no choices dech.Anyway,20 menit setelah terbang flight attendant nya ngebagiin breakfast, lumayan dech buat sarapan,apalagi td waktu berangkat belum makan:).Aku makan dulu ach...nyam..nyam
tHE sEcOndS I PaSSed
Friday, June 15, 2007
FREE WIFI :)
Prapatan 15/June/07
Being sit at 8Fl of Bank Danamon Prapatan, facing screen of my laptop. I don't know (almost forget absolutely:) ), how many times I've spent my weekend with such thing, SAME SHIT DIFFERENT WEEK..:D:).(Thank Rif, for introduced me to the such shouts :)).
Anyway, if Tukul Arwana become famous with his speech "Kembali ke Laptop", but for me "Kembali ke Laptop" sound something stabing (specially at weekend:) ).
This time I try to post something new, not exactly new one, but something that I wrote at past time and saved at my Ipaq memory.
Oya,FYI, I wrote this blog via a "free" WIFI, I sniffed it and found the "depdag-1-28-01".Not too fast internet connection, but at least it is free.:)
Being sit at 8Fl of Bank Danamon Prapatan, facing screen of my laptop. I don't know (almost forget absolutely:) ), how many times I've spent my weekend with such thing, SAME SHIT DIFFERENT WEEK..:D:).(Thank Rif, for introduced me to the such shouts :)).
Anyway, if Tukul Arwana become famous with his speech "Kembali ke Laptop", but for me "Kembali ke Laptop" sound something stabing (specially at weekend:) ).
This time I try to post something new, not exactly new one, but something that I wrote at past time and saved at my Ipaq memory.
Oya,FYI, I wrote this blog via a "free" WIFI, I sniffed it and found the "depdag-1-28-01".Not too fast internet connection, but at least it is free.:)
Thursday, July 27, 2006
Re-Touch To the Pinguin
Some previous and present projects that I handled has shown me that linux is not only “intra-lab” operating system anymore. From the famous bluecoat box to the new-entry Mc Afee IPS show me that linux also powerfull tools. These device used hardened Linux kernel, so it can be filled-in on small Megs of ROM.A smart way, but moreover this is a clever business trick, yup trully, could you imagine how much fund to be spent if each of them develop their own OSes ?
Anyway this consideration has brought me back to my linux memory, so I decided to install a new redhat distro on my Notebook.
But I didn't want to use double-boot as my last experience, so I decided to use Vmware in order to have both of my OSes run together.(I will tell my experience with Vmware later, hopefully :) ).
Here I want talk about why I choose Redhat. Anyway, for some “native-linuxers” Redhat may be not a “right religion” anymore, this distro has flaged it own business ( I am not so sure about the reason, may be the owner just want to compete with Bill Gates :), to be a commecial linux. Exactly Redhat not the only one which has commercialized it products, there're also Suse, Mandrake etc, but Redhat has settled itself to be the industry standard of linux. Many companies use Redhat as proven platform of Linux.
Moreover Redhat not lost its social feeling, it also keep in pace with the free-linux, of course with new brand, Fedora, which we still can touch Redhat environment.
Finaly everybody has their own preference, so with me:).
Anyway this consideration has brought me back to my linux memory, so I decided to install a new redhat distro on my Notebook.
But I didn't want to use double-boot as my last experience, so I decided to use Vmware in order to have both of my OSes run together.(I will tell my experience with Vmware later, hopefully :) ).
Here I want talk about why I choose Redhat. Anyway, for some “native-linuxers” Redhat may be not a “right religion” anymore, this distro has flaged it own business ( I am not so sure about the reason, may be the owner just want to compete with Bill Gates :), to be a commecial linux. Exactly Redhat not the only one which has commercialized it products, there're also Suse, Mandrake etc, but Redhat has settled itself to be the industry standard of linux. Many companies use Redhat as proven platform of Linux.
Moreover Redhat not lost its social feeling, it also keep in pace with the free-linux, of course with new brand, Fedora, which we still can touch Redhat environment.
Finaly everybody has their own preference, so with me:).
Tuesday, March 07, 2006
REALLY DJOGJA
Pulang Ke rutinitas, itu yang hari ini aku hadapi, setelah menghabiskan weekend di djogja.
Bukan benar2x weekend sech, karena aku harus stay untuk sebuah project.
But, Alhamdulillah semuanya smooth.
Gak banyak tempat yang aku jelajahi, hanya seputar dalam kota. Ternyata ga bisa sebebas waktu kuliah dulu :D.
Yup, benar juga kata temanku, jangan pernah mengharapkan sebuah perjalanan yang nyaman kalo lagi in-cahrge di project, sekalipun kamu datang ke tempat wisata.Bahkan stay di "Melia Purosani" pun tak bisa aku nikmati :). Anyway, buat yang mau ke djogja, please consider lagi kalo mau pake "melia purosani", karena antara rate dan fasilitas ga seimbang. Bagusan pilih Ibis atau Mercure, atau sekalian Sheraton.
/De' febrian
Friday, February 24, 2006
B'DAY DI PALEMBANG:)
Palembang 23-2-06
Hari ini aku menjejak kaki di tepi sungai Musi. Memuaskan mata dengan memandang jembatan Ampera. Hari ini juga aku menginjak hitungan tahun ke-26 perjalananku. Sebuah flash back juga. Sekali lagi aku menikmati pergantian usia di jalan, entah ini kebetulan atau memang prize dari office:). SMS bergantian masuk mengucapkan selamat, juga email.Thank prends:). Anyway Palembang is a nice city, bersih dan teratur. Rekomendasi buat yang mau ke sini, please choose Novotel, that is a nice hotel, arsitektur nya sangat memuaskan mata, meski sederhana. Ga tau napa aku sekarang suka banget jadi pemerhati rumah, mungkin karena aku lagi bongkar2x rumahku:), jadi pengin nyari banyak ispirasi :).
Hari ini aku menjejak kaki di tepi sungai Musi. Memuaskan mata dengan memandang jembatan Ampera. Hari ini juga aku menginjak hitungan tahun ke-26 perjalananku. Sebuah flash back juga. Sekali lagi aku menikmati pergantian usia di jalan, entah ini kebetulan atau memang prize dari office:). SMS bergantian masuk mengucapkan selamat, juga email.Thank prends:). Anyway Palembang is a nice city, bersih dan teratur. Rekomendasi buat yang mau ke sini, please choose Novotel, that is a nice hotel, arsitektur nya sangat memuaskan mata, meski sederhana. Ga tau napa aku sekarang suka banget jadi pemerhati rumah, mungkin karena aku lagi bongkar2x rumahku:), jadi pengin nyari banyak ispirasi :).
Monday, February 13, 2006
Mengeraskan Hati ????
Bulan Februari ini tepat 2 tahun aku menjelajahi Jakarta, entah exact nya berapa hari. Cuma yang aku yakin sudah banyak hal yang aku lalui, suka maupun duka.:).
Di kota ini aku belajar untuk jadi diriku seutuhnya, bebas menentukan langkah kakiku.Di sini pula aku belajar tentang sesuatu yang lebih "real", bertemu dengan banyak orang dan teman. Juga aku belajar untuk "mengeraskan" hati melihat penderitaan orang. Sesuatu yang sebenarnya hati kecilku menolak, dan memberontak. Ingin rasanya kuulurkan tangan, dan kadang kulakukan juga bila aku mampu, hanya saja tanganku tentu saja tak cukup kuat tuk bisa memberi pada mereka semua. Ini yang setiap hari harus kusaksikan, entah sampai kapan, aku juga tak tahu. Kadang ingin berlari dari kenyataan, pergi lebih jauh lagi (bahkan menembus batas2x negeri bila perlu), hanya saja aku sadar itu cuma akan mendustai hatiku, dan apakah aku juga akan merasa tenang? Aku tak tahu. Saat ini harpku cuma satu, Ya Allah berilah aku tangan yang lebih kuat lagi, sehingga aku bisa memberi lebih banyak....-=Sebuah Perenungan, Menara Bank Danamon 26 Fl=-
Di kota ini aku belajar untuk jadi diriku seutuhnya, bebas menentukan langkah kakiku.Di sini pula aku belajar tentang sesuatu yang lebih "real", bertemu dengan banyak orang dan teman. Juga aku belajar untuk "mengeraskan" hati melihat penderitaan orang. Sesuatu yang sebenarnya hati kecilku menolak, dan memberontak. Ingin rasanya kuulurkan tangan, dan kadang kulakukan juga bila aku mampu, hanya saja tanganku tentu saja tak cukup kuat tuk bisa memberi pada mereka semua. Ini yang setiap hari harus kusaksikan, entah sampai kapan, aku juga tak tahu. Kadang ingin berlari dari kenyataan, pergi lebih jauh lagi (bahkan menembus batas2x negeri bila perlu), hanya saja aku sadar itu cuma akan mendustai hatiku, dan apakah aku juga akan merasa tenang? Aku tak tahu. Saat ini harpku cuma satu, Ya Allah berilah aku tangan yang lebih kuat lagi, sehingga aku bisa memberi lebih banyak....-=Sebuah Perenungan, Menara Bank Danamon 26 Fl=-
Tuesday, January 03, 2006
DJOGJA...
Ach..segarnya setelah seteguk teh hangat membasahi tenggorokanku...Dinginnya kamar jadi sedikit terkurangi. Malam ini aku baru saja pulang dari Malioboro, setelah sehari mengerjakan project di Ambarukmo. Setiap jengkal perjalanan di jogja seperti membuka lagi pita kenangan di benakku. Djogja adalah kota yang punya cerita yang ga bakal aku lupakan, kota yang selalu aku datangi dengan motorbike-riding dari Semarang bila aku mulai penat dengan rutinitas :). Entah kenapa, dulu setiap pulang dari Djogja, aku selalu dapat inspirasi baru, semangat baru buat menjalani hidup :). Tak ada yang istimewa dalam perjalan itu, hanya melintas di Malioboro, nongkrong di Bundaran UGM, dan diskusi organisasi dengan seorang teman. Djogja, kota gado-gado, apapun yang kita mau ada, kota pelajar, kota seni budaya (dari budaya jawa nyetok, sampai robongan punker di depan kantor pos lama), dari "Campus Fresh Chicken-nya(refered to Iip :) ), sampai Laskar Jihadnya...Sayang charger digital-cam ku sedang ga beres, kalo tidak mungkin aku bisa sedikit jepret2x, seprti kebiasaanku di setiap kota yang kukunjungi, entah untuk dokumentasi atau sekedar pelipur lara bila kurindu....Dipersimpangan Langkahku terhenti...Ramai Kaki lima...
Wednesday, December 28, 2005
Jalanku ??
Saat ini jam di notebookku udah 00:41 tanggal 29 Des 05. Yach waktu sedang menghitung dirinya untuk masuk ke Tahun baru. Entah kenapa aku ga bisa tidur...sebutir CTM sudah kutelan, tapi hasilnya nihil. Seharian Flu mengerogoti badanku, pegal dan lelah, susah bernafas. Alhamdulillah sekarang sudah baikan. Ngobrol lewat YM dengan temenku di duisburg juga ga bisa membuat aku ngantuk.
Saat ini, window explorer ku terbuka beberapa site, detik.com yang memuat berita sekte keagamaan "Rumah Tuhan" yang bikin heboh, Friendster.com, dan tentu saja blog tercinta ini :P. Pikiranku seakan menggantung dengan berbagai pertanyaan, satu tanda tanya besar dalam hidupku saat ini :" KEMANA ARAH HIDUPKU?". Bingung menjawabnya. Pernah dulu aku tanyakan pertanyaan yang sama pada temanku, dan dia jawab : " Masa lalu adalah cerita, masa depan adalah harapan, dan masa ini adalah realita sebuah keindahan, makanya bahasa inggris menyebut masa ini adalah PRESENT, yang artinya hadiah.":). Nice clue menurutku, tapi tetap ga bisa menjawab tanda tanya itu.Apakah hidup untuk dijalani seperti air, atau hidup harus diukir seperti patung????
Saat ini, window explorer ku terbuka beberapa site, detik.com yang memuat berita sekte keagamaan "Rumah Tuhan" yang bikin heboh, Friendster.com, dan tentu saja blog tercinta ini :P. Pikiranku seakan menggantung dengan berbagai pertanyaan, satu tanda tanya besar dalam hidupku saat ini :" KEMANA ARAH HIDUPKU?". Bingung menjawabnya. Pernah dulu aku tanyakan pertanyaan yang sama pada temanku, dan dia jawab : " Masa lalu adalah cerita, masa depan adalah harapan, dan masa ini adalah realita sebuah keindahan, makanya bahasa inggris menyebut masa ini adalah PRESENT, yang artinya hadiah.":). Nice clue menurutku, tapi tetap ga bisa menjawab tanda tanya itu.Apakah hidup untuk dijalani seperti air, atau hidup harus diukir seperti patung????
Subscribe to:
Posts (Atom)